Ruteng, Radarflores.com- Bakal calon bupati Manggarai periode 2024-2029 Kornelis Dola menemui puluhan masyarakat di Desa Bangka Kenda, Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai pada Minggu (18/02/2024) sore.

Kehadiran Kornelis Dola disambut hangat oleh masyarakat Desa Bangka Kenda. Warga setempat antusias menjamu dan mendengarkan dialog dengan Kornelis Dola.

Sebelum dialog dimulai, Kornelis disambut dengan ritual 'tuak kapu', sebuah ritual yang kerap kali dilakukan oleh masyarakat Manggarai pada umumnya saat penyambutan tamu-tamu penting.

Di hadapan warga yang hadir, Kornelis menyampaikan rencananya untuk ikut bertarung dalam Pemilukada Manggarai tahun 2024.

"Saya siap maju sebagai bakal calon bupati Manggarai melalui jalur independen. Jalur ini merupakan jalur yang sah menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara kita," ujar alumnus STKIP St. Paulus Ruteng yang kini sudah beralih status menjadi Universitas Katolik Indonesia (Unika) St. Paulus Ruteng itu.

Kornelis kemudian mengaku bahwa dirinya bersama seluruh tim masih terus berupaya menggalang dukungan masyarakat melalui pengumpulan KTP.

Hingga saat ini, lanjut dia, sudah 50 persen KTP yang terkumpul dari keseluruhan total target KTP yang dikumpulkan.

Ia mengharapkan masyarakat di Desa Bangka Kenda dapat menyerahkan KTP sebagai bentuk dukungan agar dirinya bisa menjadi calon bupati dengan jalur independen.

"Animo masyarakat Manggarai untuk mendukung Konelis Dola maju sebagai bakal calon bupati Manggarai jalur independen semakin meningkat. Hal itu bisa dilihat dari semangat mereka mengumpulkan KTP. Kita berharap agar masyarakat di sini juga bisa bersama dengan barisan Kornelis Dola," kata Kornelis penuh harap.

Remigius Harum, mantan Kabag Humas Pemda Manggarai yang juga ikut bersama-sama dengan Kornelis Dola menyampaikan terima kasih kepada warga Desa Bangka Kenda karena bersedia membuka ruang perjuampaan dan ruang dialog.

Mantan Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Manggarai itu berharap agar pemimpin Manggarai yang akan datang adalah pemimpin yang bisa mengakomodasi kepentingan rakyat Manggarai tanpa terkecuali.

Tidak hanya itu, mantan Camat Reo itu juga menyampaikan bahwa pilihan maju melalui jalur independen bukan karena Kornelis Dola anti-partai politik. Namun karena ingin lebih leluasa berkomunikasi dengan semua pihak termasuk semua unsur partai politik.

"Ini tentu menjadi nilai plus yang patut diapresiasi. Karena ketika menjadi bupati maka dia harus bisa berkomunikasi dengan legislatif dan semua pihak yang ada," tutup pria asal Cireng Kecamatan Satarmese Utara, Kabupaten Manggarai itu.

Senada, Kasmir Tagung warga Desa Bangka Kenda menyampaikan ucapan terima kasih kepada sosok Kornelis Dola yang telah bersedia berdiskusi bersama masyarakat.

Kasmir mengaku bahwa ia dan warga Desa Bangka Kenda yang lain sudah lama mendengar nama Kornelis Dola. Namun, ia berharap agar bisa bertemu dan berdiskusi langsung dengannya.

"Perjumpaan ini bukan saja menjadi kesempatan untuk melihat dan mendengarkan secara langsung komitmen dari Kornelis Dola melainkan juga memperkuat semangat persatuan dan kekompakan ke depannya," tutup Kasmir. [*]